Minggu, 17 Januari 2016

DURIAN KAMUN KHAS BUNDERAN

                                                                                                                                                             Mungkin anda sering makan buah durian bahkan mungkin sudah menanamnya tapi jangan dulu anda berhenti untuk menikmatinya sebelum anda menikmati DURIAN KAMUN.
       APA SEBENARNYA DURIAN KAMUN ITU    ?
DURIAN KAMUN adalah diambil dari nama pemilik aslinya yakni suatu nama yang mempunyai histori keluarga dari durian kamun itu sendiri.
 KAMUN adalah nama seseorang yang menanamnya yaitu mbah kamunnidi. yaitu seorang nenek moyangnya orang dusun bunderan desa bondolharjo kecamatan punggela kabupaten banjarnegara. Mbah kamun hidup pada antara tahun 7816 sampai tahun 1938, sehingga mbah Kamun berumur sekitar 122 tahun. Mbah kamun meninggalkan anak bernama SOLEH ASAN MARJA,  sedangkan mbah soleh sendiri mempunyai tiga saudara sedangkan mbah Soleh sendiri anak yang tertua  dari tiga bersaudara.
MBAH SOLEH sendiri berumur 107 tahun , beliau meninggal sekitar tahun 1975, dan meninggalkan dua orang anak laki - laki bernama padi partosudarmo dengan parman abu suroyo.
shingga kadang - kadang ada orang yang menyebut kan durian kamun itu sendiri adalah dengan nama DURIAN SOLEH, karena memang sudah turun ke anaknya.
mbah soleh sendiri memang mempunyai pohon durian tersebut sudah berproduksi, namun pada saat itu belum populer seperti saat ini dikarenakan pemasaran dan khalayak banyak belum mengerti akan rasa dan aroma dari durian kamun itu.
Sehingga pada saat itu hnya sebatas keluarga dan pemasaran pada tingkat lokal saja, bahkan sering terjadi buah tidak terjual dikarenakan hanya dibagikan pada masyarakat setempat.
        Sepeninggal mbah Soleh durian kamun dikelola oleh kedua anak laki -lakinya, yang kebetulan pada saat itu seorang anaknya menjadi aparatur pemerintahan desa yang bernama Parman Abu suroyo. Pada tahun 1972  durian kamun di ikut sertakan dalam pameran dan lomba hasil bumi tingkat nasional, yang masa itu bapak NURACHMAD sebagai bupati Banjarnegara yang membawakan durian kamun terpopuler ke seluruh masyarakat bahkan kemanca provinsi, yang sekarang ini hampir semua orang mengenal dan mendengar durian kamun sampai ke mancanegara karena begitu enak dan lezat, lain dari pada yang lainya.
        Sebagian orang menafsirkan nama Kamun asal dari kata KANDEL TUR MUNTUK (bhs jawa) itu memang sangat terbukti. Dan ada juga yang menyebut TEKA TEKA GUMUN (bhs jawa) itu juga terbukti, karena dari sekian tahun bisa terbilang sangat tuanya pohon durian tersebut tetapi masih terbukti kokoh dan suburnya pohon tersebut. Hanya sedikit menjadi ganjalan karena letak pohonnya yang sekarang berada di tengah - tengah perumahan saja karena semakin padatnya penduduk desa semakin tahun akan mengancam punahnya pohon tersebut. Walaupun sudah didatangkan beberapa ahli botani dan ilmuwan yang akan melestarikan pohon tersebut dengan cara okulasi dll tapi alhasil tidak bisa sama akan rasa, ujud, dan kandungan alkohol yang didapat.
        Sehingga jangan heran kalau sekali buah ada yang berani bahkan sudah terjual sampai 70 juta rupiah dalam satu kali panenan, Memang karena mutu dan kwalitas rasa yang dihasilkan sama pohon durian kamun itiu tidak ada yang dapat menandinginya. Apalagi hanya dengan harga yang sangat terjangkau oleh kantong anda dapat mebuktikan aneh tapi memang kenyataan.
         Kalau anda tidak percaya datang saja dan buktikan keanehan yang didapat dari rasanya. (din)

1 komentar: